Info Zonaku

Info Zonaku

Tugas Tutorial 1 Statistika Ekonomi: Data primer dan sekunder Contoh data primer Data kualitatif dan Data kuantitatif Convenience sample

statistika

Table of Contents

Dalam penelitian ilmiah, pengumpulan data menjadi langkah krusial untuk mendapatkan informasi yang akurat dan mendalam. Terdapat berbagai jenis data yang dapat diambil, di antaranya adalah data primer dan data skunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan secara langsung dari sumbernya melalui observasi, wawancara, atau penelitian lapangan, sementara data skunder merupakan data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain dan dapat diakses melalui sumber tertentu.

Artikel ini akan membahas tentang data primer dan skunder dalam konteks penelitian kualitatif dan kuantitatif. Kami juga akan menguraikan analisis distribusi frekuensi kumulatif dan relatif sebagai metode untuk menyajikan dan menginterpretasi data dalam bentuk yang lebih sederhana dan bermakna.

Data primer dan sekunder:

Data primer adalah data yang dikumpulkan secara langsung oleh peneliti atau perusahaan dari sumbernya sendiri, sedangkan data sekunder sudah ada sebelumnya dan dikumpulkan oleh pihak lain untuk tujuan tertentu.

Contoh data primer

survei yang dilakukan langsung oleh perusahaan terhadap pelanggan mereka untuk mengumpulkan informasi tentang preferensi produk.

Contoh data sekunder

Data penjualan produk yang diperoleh dari laporan keuangan publik.

Data kualitatif dan Data kuantitatif:

Data kualitatif adalah data yang ditemukan dalam bentuk deskripsi naratif atau non-angka, sedangkan Data kuantitatif adalah data yang ditemukan dalam bentuk angka atau statistik.

Contoh data kualitatif

wawancara dengan konsumen untuk mendapatkan pemahaman tentang kebutuhan dan preferensi mereka terkait suatu produk.

Contoh data kuantitatif

jumlah pembelian produk oleh konsumen selama periode waktu tertentu.

B.

𝑥 =(6 − 4)3 + (7 + 9)2

(7 − 5)2

X = 23 + 162

22

X = 8 + 256

4

X = 66

Convenience sample

Convenience sample adalah jenis sampel di mana subjek dipilih karena mudah diakses atau tersedia, dan bukan karena mereka mewakili populasi secara realistis. Contohnya adalah jika seorang peneliti ingin mengetahui preferensi makanan mahasiswa di sebuah universitas, dan ia hanya meminta pendapat teman-teman sekelasnya dengan alasan mudah dijangkau.

Stratified sample:

Stratified sample adalah jenis sampel yang dibentuk dengan membagi populasi menjadi beberapa kelompok (strata) berdasarkan karakteristik tertentu, lalu subjek dipilih dari setiap strata sehingga mewakili seluruh populasi.

Contohnya adalah jika seorang peneliti ingin mengetahui tingkat kepuasan pelanggan suatu produk, dan ia membagi populasi ke dalam strata umur, jenis kelamin, dan lokasi geografis kemudian mengambil sampel acak dari setiap strata.

Cluster sample:

Cluster sample adalah jenis sampel di mana populasi dibagi menjadi beberapa kelompok besar (cluster) berdasarkan letak geografis atau wilayah tertentu, dan subjek dipilih secara acak dari setiap cluster untuk diwawancarai atau diobservasi. Contohnya adalah jika seorang peneliti ingin mengetahui konsumsi energi rumah tangga di suatu kota, dan ia memilih secara acak beberapa blok atau daerah dalam kota tersebut, kemudian melakukan wawancara pada beberapa rumah tangga di setiap blok tersebut.

Representative sample:

Representative sample adalah jenis sampel di mana subjek dipilih secara acak dan merupakan representasi yang akurat dari populasi secara keseluruhan. Contohnya adalah jika seorang peneliti ingin mengetahui preferensi politik di seluruh negara, maka ia harus memilih sampel yang mewakili seluruh populasi seperti jumlah responden yang cukup, latar belakang pendidikan, usia, jenis kelamin dan wilayah tempat tinggal.

Random sample:

Random sample adalah jenis sampel di mana anggota populasi dipilih secara acak tanpa pertimbangan khusus, sehingga semua anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk menjadi subjek sampel. Contohnya adalah jika seorang peneliti ingin mengetahui tingkat kepuasan kerja karyawan, maka dia dapat mengambil daftar nama karyawan tersebut, kemudian memilih subjek secara acak dari daftar tersebut untuk diwawancarai atau diberikan kuesioner.

Table distribusi frekuensi:

Rentang Waktu (jam)Frekuensi
40 – 491
50 – 5911
60 – 6920
70 – 7910
80 – 897
90 – 991

Frekuensi kumulatif dan frekuensi relatif

Rentang Waktu (jam)FrekuensiFrekuensi KumulatifFrekuensi Relatif
40 – 49110.02
50 – 5911120.22
60 – 6920320.64
70 – 7910420.84
80 – 897490.98
90 – 991500.02

mean

Untuk mencari mean, kita perlu menghitung nilai rata-rata dari data yang diberikan dengan rumus:

mean = Σx / n

di mana Σx adalah jumlah dari seluruh nilai dan n adalah jumlah data. Maka:

mean = [(35×3) + (45×5) + (55×10) + (65×11) + (75×8) + (85×3)] / 40 = 2250 / 40 = 56.25

Jadi, nilai mean untuk data tersebut adalah 56.25.

Median

Untuk mencari median, kita perlu menentukan nilai tengah dari urutan data. Karena jumlah total data adalah genap (40), maka median adalah rata-rata dari dua nilai tengah. Maka:

median = (60 + 61) / 2 = 60.5

Jadi, nilai median untuk data tersebut adalah 60.5.

Modus

Untuk mencari modus, kita perlu mencari nilai yang paling sering muncul dalam kumpulan data. Dalam data tersebut, nilai 61-70 memiliki frekuensi tertinggi yaitu sebanyak 11 kali. Oleh karena itu, modus dari data tersebut adalah 61-70.

FOLLOW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan Terkait